Apa itu SEO On Page?
SEO on page adalah teknik optimasi yang dilakukan langsung di dalam halaman website agar lebih mudah dipahami oleh mesin pencari seperti Google. Fokus utamanya mencakup konten, struktur HTML, dan pengalaman pengguna.
Berbeda dengan SEO off page yang mengandalkan faktor eksternal, SEO on page sepenuhnya berada dalam kendali pengelola website.
Optimasi SEO on page membantu mesin pencari memahami topik halaman dengan lebih akurat. Dampaknya, halaman berpeluang muncul di peringkat yang lebih baik pada hasil pencarian.
Selain itu, SEO on page juga meningkatkan pengalaman pengunjung melalui konten yang relevan, terstruktur, dan mudah dibaca.
Elemen Penting dalam SEO On Page
1. Kata Kunci
Kata kunci merupakan elemen yang paling penting dalam SEO on page. Hal ini dikarenakan elemen ini perlu ditempatkan hampir di seluruh elemen lainnya, seperti :
- Heading (H1, H2, H3)
- Konten
- URL
- Meta title
- Meta description
Perlu diingat juga dalam sebuah konten, kata kunci tidak boleh digunakan secara berlebihan karena dapat berdampak negatif pada kualitas konten tersebut.
Kata kunci juga perlu terbaca dan terasa natural dengan kalimat-kalimat maupun kata-kata yang tersambung dengannya.
2. Konten Halaman (Termasuk Heading)
Setelah mengetahui kata kunci yang ingin ditargetkan, selanjutnya perlu untuk menyusun konten halaman yang berkaitan dengan kata kunci tersebut.
Hal yang menantang pada elemen ini adalah menyeimbangkan antara keperluan SEO dengan kenyamanan pembaca.
Terkadang, penulis perlu pintar-pintar bagaimana agar kata kunci tidak terkesan berulang-ulang sehingga membuat bosen pembaca. Namun di sisi lain tetap memenuhi kaidah SEO yang baik.
3. Meta Title dan Meta Description
Meta title dan meta description adalah kalimat yang muncul pada mesin pencari.
Gambar berikut adalah contoh dari meta title dan meta description ketika tampil di mesin pencari :

Bagian atas berwarna biru dengan tulisan yang lebih besar merupakan meta title, sedangkan bagian bawah dengan tulisan hitam adalah meta descriptionnya.
Meta title dan meta description akan ditampilkan dengan memiliki batas maksimum karakternya masing-masing.
Pada meta title, umumnya batas karakternya adalah 60, sedangkan pada meta description, batas karakter adalah 160.
4. Slug (URL pada SEO On Page)
Slug merupakan URL yang biasa dikelola pada SEO on page.
Slug ini umumnya juga menampung kata kunci yang ditargetkan, sehingga mesin pencari akan lebih mudah untuk mengidentifikasi konten pada halaman tersebut.
5. Tautan Internal (Internal Links)
Tautan internal atau yang biasa disebut dengan internal links merupakan tautan yang menghubungkan antara halaman satu dengan halaman lainnya.
Tautan ini berfungsi untuk menambah pengalaman pengguna menjadi lebih baik dan berselancar lebih lama di website.
Perlu diingat tautan internal sebaiknya memiliki relevansi dengan topik yang ditulis.
Halaman yang mendapatkan tautan internal dari halaman lain akan cenderung lebih mudah dideteksi oleh mesin pencari.
Berikut adalah contoh tautan internal yang relevan dengan topik artikel ini :
6. Gambar
Jika sebuah halaman memiliki gambar pada kontennya, sebaiknya diatur juga pada bagian alt text gambar tersebut.
Tentu saja alt text perlu disesuaikan dengan kata kunci yang ditargetkan.
Maka dari itu, jangan sampai menggunakan gambar yang tidak relevan dengan konten yang ditulis karena hanya akan mengurangi kualitas konten.
Kesimpulan
SEO on page adalah fondasi utama dalam strategi optimasi SEO pada sebuah website.
Dengan pengelolaan kata kunci yang tepat, konten berkualitas, dan struktur halaman yang baik, peluang untuk mendapatkan peringkat tinggi di mesin pencari akan semakin besar.
Optimasi SEO on page yang konsisten tidak hanya membantu trafik organik, tetapi juga meningkatkan kredibilitas website secara jangka panjang.

