wordpress coding standard thumbnail

Apa itu WordPress Coding Standard dan Bagaimana Cara Setup pada Proyek WordPress?

2–3 menit

WordPress Coding Standard (WPCS) merupakan standar penulisan kode yang disetujui oleh komunitas WordPress. Standar ini mempermudah pengembang untuk membaca, menulis, dan memahami kode yang ditulis oleh pengembang lain. Ketika kita mengembangkan plugin kustom block misalnya, kita memerlukan gaya penulisan yang disetujui oleh publik, apalagi jika plugin tersebut ingin kita publikasikan atau unggah ke repositori WordPress.

Perbedaan WordPress Coding Standard dengan Gaya Penulisan Lain

Secara singkat, WPCS memang diciptakan untuk ekosistem WordPress itu sendiri. Berdasarkan artikel resmi WPCS, beberapa perbedaan antara WPCS dengan gaya penulisan lain adalah sebagai berikut :

1. Penulisan kode yang lebih spacey

WPCS terkenal dengan penulisan kode yang lebih banyak menggunakan spasi dibandingkan dengan gaya penulisan biasa. Perbedaan ini bisa terlihat jelas pada bahasa pemrograman javascript. Bahkan secara eksplisit pada artikel Javascript Coding Standard WPCS disebutkan bahwa “When in doubt, space it out.“.

Use spaces liberally throughout your code. “When in doubt, space it out.”

2. Penggunaan array() daripada []

Perbedaan lain yang cukup mencolok adalah penggunaan penulisan array() dibandingkan dengan []. Ini terlihat jelas pada bahasa pemrograman PHP dimana standard tersebut telah ditulis pada PHP Coding Standard WPCS.

Arrays must be declared using long array syntax.

Cara Setup WPCS pada Proyek WordPress

Sebelum memulai setup WPCS ke proyek WordPress, kita perlu menyiapkan hal-hal berikut :

  1. Instalasi Composer pada perangkat
  2. Code editor (dalam kasus ini VRDA menggunakan VS Code)
  3. Proyek WordPress

Jika ketiga hal di atas sudah siap di perangkat, maka kita siap untuk menginstalasi WPCS. Perlu diketahui bahwa tutorial ini adalah instalasi berskala proyek saja, bukan skala pada satu perangkat.

1. Instal Composer

Composer merupakan pengelola dependensi bahasa pemrograman PHP. Berikut adalah langkah-langkah untuk menginstal Composer di proyek WordPress :

  1. Buka proyek menggunakan code editor.
  2. Buka terminal melalui code editor. Jika menggunakan VSCode, maka bisa klik Terminal -> New Terminal.
  3. Pastikan terminal mengarah ke folder proyek.
  4. Jalankan command berikut di terminal :

Tunggu sampai proses inisiasi selesai.

Membuka Terminal di VS Code
Membuka Terminal di VS Code

2. Instal WPCS

Masih di terminal yang sama, jalankan command untuk menginstal WPCS:

3. Instal PHP Code Sniffer

Code Sniffer merupakan plugin di VS Code yang berfungsi untuk mendeteksi kesalahan terhadap suatu standar penulisan. Untuk menginstalnya, jalankan command berikut di terminal :

4. Setup Code Sniffer

Selanjutnya, kita perlu menambahkan standar penulisan WordPress di Code Sniffer. Jalankan command berikut di terminal :

5. Aktifkan Format on Save

Format on Save membantu kita untuk mengaktifkan koreksi kode otomatis ketika menyimpan proyek. Aktifkan dengan cara mengklik ikon gir di bawah profil VS Code, lalu pilih Settings. Setelah itu centang opsi Format on Save pada tab Workspace.

vscode settings
Membuka VS Code Settings
format on save vs code
Settings Format On Save VS Code

Setelah mengikuti langkah-langkah di atas, harapannya kita bisa mengaplikasikan WPCS ke dalam proyek WordPress kita dan VS Code akan secara otomatis mengoreksi setiap kita melakukan Save.

Semoga membantu!

Mari Wujudkan Website Impian

Saatnya scale-up perusahaan Anda dengan website yang lebih profesional.

Hubungi sekarang untuk mendapatkan penawaran menarik dan konsultasi gratis.

Konten Terkait

domain-vs-hosting-apa-bedanya-dan-mana-yang-harus-dipilih-featured-image
date-icon

Domain dan Hosting: Apa Bedanya & Mana yang Harus Dipilih?

Domain vs Hosting: Apa bedanya & mana yang lebih penting? Pelajari di VRDA apa itu web hosting, fungsinya, pertimbangan serta tips agar tidak salah pilih.

Read Article
langkah-langkah-membuat-website-profesional-featured-image
date-icon

Langkah-Langkah Membuat Website Profesional

Pastikan web profesionalmu siap tayang! Ikuti 15 langkah-langkah membuat website untuk hasil yang lebih menarik, responsif, dan ramah SEO.

Read Article
website-harus-berisi-apa-7-konten-wajib-agar-menarik-profesional-featured-image
date-icon

Website Harus Berisi Apa? 7 Konten Wajib agar Menarik & Profesional

Cari tahu isi website yang menarik! Simak isi konten untuk website profesional, mulai dari halaman utama, layanan, hingga testimoni.

Read Article